Bondowoso, Pada hari Senin 25 Maret 2019 bertempat di Kantor Kecamatan Tegalampel Akademi Kebidanan Dharma Praja Bondowoso melaksanakan kegiatan Pembukaan Praktek Komunitas Masyarakat Desa (PKMD) bagi mahasiswi DIII Kebidanan.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Tegalampel, Kepala Bidang SDM, Direktur AKBID Dharma Praja Bondowoso, Kepala Puskesmas Tegalampel, Kapolsek Tegalampel, Kepala Koramil Tegalamapel, Bidan Koordinator PKM Tegalampel, Kepala Desa Mandiro, Perwakilan Perawat dan Bidan Desa Mandiro.
PKMD sendiri dilaksanakan di Desa Mandiro Kecamatan Tegalampel, yang mana terbagi menjadi 2 dusun yaitu, dusun Jawa dan dusun Karang Asem di masing" dusun terdapat 7 mahasiswi DIII Kebidanan.
Dalam paparannya, Bapak Sidiq Waluyo, S.Sos., MM selaku Camat Tegalampel menyebutkan ada 2 hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan pembangunan.
1. Masalah
masalah apa yang menjadi kendala dalam pembangunan, itu harus diketahui terlebih dahulu agar nanti dapat ditemukannya solusi-solusi yang baik.
2. Kelebihan
Kelebihan juga bisa menjadi hambatan dalam peningkatan pembangunan, tanpa adanya pengembangan dari kelebihan tersebut.
Bapak Sidiq, S.Sos., MM, menghimbau kepada seluruh mahasiswi untuk melakukan pendataan dengan baik dan benar agar nantinya dapat menentukan 2 hal tersebut diatas mana yang harus menjadi prioritas.
Ibu Endang Puji Wahyuni, SST, juga menambahkan bahwa saat ini masalah stunting merupakan masalah kesehatan yang sedang trending, diharapkan pada PKMD kali ini harus lebih difokuskan karena Desa Mandiro merupakan salah satu daerah yang traffic stuntingnya cukup tinggi terutama pada KIA dan ASI Eksklusif yang masih rendah. Selain itu, masalah jamban dan air bersih juga menjadi masalah utama karena masih banyaknya masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya kebersihan untuk kesehatan.
"Kami sangat berterima kasih kepada AKBID Dharma Praja Bondowoso atas dipilihnya Desa Mandiro sebagai Desa Binaan dalam hal SDIDTK dan PKMD", ucap BiKor dari Puskesmas Tegalampel tersebut.